Terus terang telah lama saya menunda-nunda resep ini sebab bahan2 yang tidak terakses di lokasi tinggal saya sekarang: pisang raja dan daun suji. Kalau diganti pisang buah, jelas hasilnya bakal amburadul sebab pisang buah bakal menghitam warnanya sesudah dimasak dan mulai mendingin. Alternativ yg ada melulu pisang raja nangka/plantain yang bentuknya segedhe lengan ;-).
Tetapi begitu ada di antara pembaca setia menanyakan resep Pisang Ijo, tangan saya mulai gatal dan terusik ;-). Apa salahnya mengupayakan dengan bahan yang ada, siapa tahu sukses he he.
Setelah nekad uji nyali kesudahannya terhidang pun Pisang Ijo dengan sejumlah catatan dan trik yang saya tulis di bagian sangat bawah resep, eksklusif untuk kamu yg bermukim di negeri seberang :-). Meski pada kesudahannya saya sukses membentuk pisang ijo segedhe lengan, tapi butuh usaha sulit payah dan santap waktu guna mewujudkannya. Jadi lebih baik kamu lewatkan seluruh hambatan dan menghemat masa-masa yang terbuang sia-sia.
Last but not least, bikin Erlin di Finland. Your curiosity is my great motivation !! Thx a lot Sista ;-).
Bahan Pisang Ijo:
4-6 buah pisang raja matang (ganti dengan 2-3 pisang raja nangka atau pisang tanduk kukus andai tak ada)
150 gr tepung beras (saya gunakan tepung terigu protein sedang)
5 sdm/50 grtepung terigu (saya tukar dgn tepung beras)
350 ml santan sedang (pakai 300 ml saja bila kamu memakai tepung beras baru)
75 gr gula pasir atau cocok selera
1/2 sdt garam
1 sdm margarine atau mentega
3-5 tetes pasta pandan warna hijau (sesuai selera warna hijaunya)
Larutan pewarna dari daun suji (skip andai memakai pewarna pasta pandan):
10-12 batang daun suji atau ganti daun pandan wangi andai tak ada, potong2 halus
100 ml air
Bahan Saus Vla:
500 ml santan agak kental
3 sdm/30 grtepung terigu
1/2 sdt garam
100 gr gula pasir (optional, cocok selera)
2 tetes vanili essence atau 1 buah daun pandan, diikat
Cara Membuat:
Membuat Pewarna Hijau Alami :
(Lewati step ini andai bahan tak ada, solusinya ganti dengan 4 tetes bahan pewarna hijau atau pasta pandan).
Cuci bersih daun suji atau daun pandan, potong2 atau iris halus, masukkan dalam blender atau stand mixer.
(Pakai daun pandan andai daun suji tak ada. Jangan kuatir meskipun tak sekuat daun suji, warnanya tetap cantik dan aromanya lebih sedap).
Tambahkan 100 ml air dingin, blender hingga halus.
Saring dengan saringan santan dan tekan2 atau peras ampas daun pandan sampai seluruh sari warna keluar. Sisihkan
Membuat Adonan Pisang Hijau:
Campur tepung terigu, tepung beras dan garam ke dalam mangkok yang besar. Ayak gabungan tepung dan masukkan ke panci pemasak.
Langkah ini urgen untuk menghasilkan larutan yang rata dan bebas gumpalan sebab gumpalan dapat menyebabkan adonan pembungkus pisang ijo tidak berhasil total :-( .
Tambahkan santan tidak banyak demi sedikit seraya diaduk sampai menjadi larutan kental yang licin dan homogen.
(Jika kamu memakai larutan pewarna hijau dari pandan/daun suji, tambahkan ke dalam adonan dan kurangi jumlah santan sampai jumlahnya melulu 200 ml-250 ml saja).
(Jika kamu memakai pasta pandan, beri tidak cukup lebih 4 tetes atau cocok selera, tambahkan semua santan sejumlah 300 ml-350 ml).
Panaskan panci dan masak dengan API KECIL (kurang lebih skala 3 dari 9) seraya diaduk terus menerus.
(Tips Penting: Jangan memasak dengan API SEDANG lagipula API BESAR atau meninggalkan adonan barang sejenak sekitar proses pemanasan dan pengadukan, andai terlewat sebentar saja adonan bakal bergumpal2 tidak karuan dan adonan dapat ancur2an!!)
Di mula proses pemanasan, adonan kadang laksana bergumpal kecil2 dan matang tidak merata, abaikan dan aduk terus lama2 adonan bakal halus dengan sendirinya)
Sebelum diusung tambahkan 1 sdm mentega, aduk2 sampai terbentuk adonan yang lebih licin.
Adonan telah benar2 matang andai terdengar letupan kecil dari dasar panci, teksturnya mengeras dan bila kamu sendok gunakan spatula, adonan tidak akan membekas di dasar panci. Angkat dan biarkan agak hangat.
Membuat Pisang Hijau:
Siapkan plastik tahan panas, olesi dengan tidak banyak minyak goreng.
Ambil adonan secukupnya, ratakan dengan spatula tipis dari plastik, sendok atau selembar plastik yang permukaannya sudah kamu olesi minyak juga.
(Catatan: Apapun perangkat yang kamu gunakan guna meratakan adonan, olesi dengan tidak banyak minyak sebab adonan lengket dan ingin menempel).
Letakkan pisang di tengah adonan, lipatkan plastik berlapis adonan dari bawah dan atas, tolong dengan tangan kamu untuk membereskan adonan mengikuti format pisang (rapikan dari luar plastik agar adonan tidak lengket di tangan), singkirkan atau potong keunggulan adonan yang tidak perlu.
Tutupkan plastik pembungkus ke dalam pisang ijo. Ulangi hingga habis. (Lihat step by step membalut pisang dalam gambar).
Panaskan air dalam panci pengukus hingga mendidih, turunkan api ke suhu sedang dan kukus pisang ijo bareng plastik pembungkusnya sekitar 20-25 menit semenjak panci mendesis. Beri selembar daun pisang di atas guna mendapat aromanya ).
(Jangan mengukus pisang ijo dengan api besar agar kulit tidak mengembang berlebihan dan pecah. Jika butuh biarkan panci dalam suasana terbuka ketika mengukus).
(Tips Penting: Kukus pisang ijo bareng pembungkus plastik atau daun pisang (jika dipakai) agar adonan pisang ijo tidak mengembang dan retak serta lengket satu sama lain).
Membuat Saus Vla:
Campur tepung terigu, garam dan gula (jika dipakai) ke dalam wadah atau gelas pengukur.
Tambahkan santan, aduk sampai rata. Masukkan ke dalam panci dengan disaring agar saus benar2 halus dan bebas gumpalan.
Masak dengan api sedang seraya diaduk-aduk sampai saus matang dan meletup-letup. Angkat dari api.
Cara Penyajian:
Iris2 pisang ijo setebal tidak cukup lebih 2 cm, tata sejumlah potong di mangkok saji.
Siram dengan saus vla. Beri sirup merah andai suka. Sajikan panas.
Catatan & Tips :
Adonan pembungkus pisang ijo lazimnya dari tepung beras tapi dapat juga menggunakan tepung terigu, hasilnya laksana yg kamu lihat dalam artikel saya kali ini. Bedanya tepung beras bakal menghasilkan tekstur yang tidak banyak lebih kenyal.
Kesalahan fatal yg tidak jarang terjadi ialah TIDAK SABAR saat menciptakan adonan, dengan api agak besar adonan langsung bergumpal-gumpal tak karuan. Jika terjadi tidak boleh langsung panik!! Selamatkan adonan kamu dengan cara: Angkat segera dari api, beri air hangat untuk mencairkan adonan, aduk2 adonan dengan gerakan memutar sendok spatula sekuat dan secepat barangkali sampai adonan agak rata, tambahkan 1 sdm mentega atau margarine dan panaskan kembali.
Jika kamu terpaksa menggunakan pisang raja nangka/plantain laksana yang darurat saya pakai, usahakan pisang dicukur menjadi 2 atau 3 bagian. Pengalaman mengajarkan saya, pisang yg terlampau besar memberi desakan yg lebih berat ke bawah sampai-sampai ketebalan adonan tidak merata, di satu sisi paling tebal, di sisi lain paling tipis. Bentuk yang kecil pun lebih gampang untuk dikukus di panci ukuran normal.
Di samping itu format plantain yang besar mengakibatkan waktu pengukusan lebih lama, jadi usahakan pisang dikukus terlebih dahulu agar pisang ijo matang sempurna luar dalam.
Meski terdapat referensi resep yang menggunakan adonan mentah untuk membalut pisang ijo lantas langsung dikukus, saran saya abaikan cara tersebut. Meski kelihatan gampang, hasilnya kulit/lapisan pembungkus bakal retak dan robek di sana-sini. Tidak percaya, silahkan buktikan sendiri ;-).

0 komentar:
Posting Komentar